Penyebab Utama Laptop Tiba-tiba Mati Sendiri Lengkap dengan Cara Mengatasinya – Nindybareth.com

3 min read

Laptop Tiba-tiba Mati Sendiri 0

Nindybareth.com – Banyak penyebab kenapa laptop bisa tiba-tiba mati sendiri. Namun secara global laptop mati sendiri penyebabnya adalah terdapat kerusakan di hardware atau kesalahan pada install software.

Masalah laptop mati sendiri tidak hanya ketika sedang bermain game, terkadang ketika laptop kita gunakan untuk keperluan browsing di internet atau mengerjakan tugas lain pun bisa terjadi.

Bahkan berdasarkan pengalaman terkadang ketika laptop baru beberapa menit kita hidupkan langsung tiba-tiba mati. Hal ini pasti membuat kita jengkel. Terlebih jika kita harus mengerjakan tugas tertentu yang sangat mendesak.

Baca Juga: Penyebab Dan Cara Mengatasi Komputer & Laptop Mati Sendiri Secara Tiba-Tiba

Terkadang juga laptop tiba-tiba mati saat kondisi baterai masih penuh atau belum habis. Bahkan meskipun laptop kita sambungkan (charge) ke listrik laptop masih tetap tidak bisa kita hidupkan.

Apapun penyebabnya, sebaiknya jangan dulu memutuskan untuk mengganti laptop dengan yang baru. Mungkin saja laptop Kamu bisa kembali normal dengan memperbaiki hal-hal tertentu. Bisa saja laptop Kamu memerlukan perawatan setelah sekian lama laptop Kamu gunakan.

Pada artikel ini saya akan coba membahas cara memperbaiki laptop yang tiba-tiba mati sendiri. Saya akan berbagi berdasarkan pengalaman selama saya suka memperbaiki laptop dengan memiliki kasus tersebut.

Namun sebelum saya bahas cara mengatasi laptop mati sendiri, saya akan coba sebutkan beberapa penyebab kenapa laptop bisa tiba-tiba mati.

Penyebab Paling Umum Laptop Mati Sendiri

Penting sekali kita mengetahui penyebab utama kenapa laptop tiba-tiba mati padahal kondisi baterai masih penuh. Setelah kita tahu penyebab tersebut maka akan mudah cara memperbaikinya.

Apa saja penyebabnya?

1. Overheat

Laptop Tiba-tiba Mati Sendiri 1

Apa itu overheat? Overheat adalah panas berlebih yang terjadi pada laptop. Bukan berarti laptop panas ketika kita sentuh itu tidak normal. Hal yang wajar jika laptop kita gunakan kemudian kita sentuh terasa panas. Namun jika panas tersebut berlebihan maka patut kita pertanyakan.

Jika laptop mengalami overheat maka laptop akan tiba-tiba shutdown. Hal ini bisa terjadi karena sudah di setting otomatis oleh vendor laptop itu sendiri. Kamu tidak perlu heran dengan masalah ini. Demi menjaga keawetan perangkat lainnya, maka ketika suhu panas laptop tidak wajar atau overheat, seketika akan mati sendiri.

Untuk memastikan bahwa laptop mati sendiri disebabkan oleh overheat, ketika laptop Kamu mati coba sentuh bagian belakang laptop tepatnya pada posisi motherboard. Jika ketika Kamu sentuh ternyata panasnya tidak wajar atau berlebih maka sudah dapat kita pastikan penyebab utamanya adalah overheat.

2. RAM Rusak

Laptop Tiba-tiba Mati Sendiri 2

Penyebab selanjutnya adalah RAM laptop Kamu sudah rusak. Atau mungkin Kamu membuka aplikasi atau software yang melebihi batas maksimal penggunaan RAM.

Misalnya aplikasi tertentu mengharuskan kita menggunakan minimal RAM 4GB. Sedangkan RAM laptop yang kita gunakan memiliki kapasitas 2GB. Kemudian kita paksakan untuk membuka atau mengoperasikan aplikasi tersebut.

Jika hal tersebut Kamu lakukan maka kinerja laptop akan menurun dan laptop menjadi super lemot. Apabila kita teruskan maka bisa terjadi laptop langsung tiba-tiba mati sendiri.

3. Kehabisan Sumber Daya

Laptop Tiba-tiba Mati Sendiri 3

Sudah dapat kita pastikan jika sumber daya laptop habis maka laptop akan otomatis mati sendiri. Hal ini tentu saja bukan hanya laptop, perangkat elektronik lainnya tidak akan berfungsi jika sumber daya sudah habis.

Usahakan agar Kamu menghentikan aktifitas di laptop jika sumber daya baterai sudah tinggal 20%. Jangan tunggu sampai habis atau 0%, karena akan mengurangi ketahanan baterai laptop. Hentikan aktifitas kemudian silakan Kamu charge dulu.

Baca Juga: Lakukan 6 Hal Berikut Karena Bisa Menghemat Baterai Laptop Agar Tidak Cepat Habis

Selanjutnya jangan membiasakan menggunakan laptop sambil terhubung ke listrik. Ini juga akan mengurangi umur baterai. Nanti baterai akan cepat ngedrop. Jika terpaksa harus menghubungkan laptop ke listrik, silakan Kamu lepaskan terlebih dahulu baterai laptop.

4. Processor Rusak

Laptop Tiba-tiba Mati Sendiri 4

Karena processor adalah otak dari laptop yang kita gunakan, maka ketika processor rusak bisa menyebabkan laptop mati sendiri.

Sebetulnya processor rusak itu sangat jarang terjadi, namun tidak salah juga memeriksa kondisi processor ketika laptop mati mendadak.

5. Motherboard Rusak

Karena peranan motherboard cukup sentral, maka ketika ada kerusakan pada perangkat keras ini laptop bisa tiba-tiba mati sendiri. Kasus ini umum terjadi pada laptop yang sudah berumur. Sangat jarang terjadi bahkan saya belum menemukan laptop baru namun motherboard sudah rusak.

6. Kesalahan Install Driver atau Software

Penyebab laptop mati sendiri selanjutnya adalah karena terdapat kesalahan pada install driver atau software. Biasanya jika penyebab utama adalah hal tersebut maka laptop akan melakukan restart sendiri kemudian laptop akan mengalami bluescreen.

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Blue Screen Pada Laptop. Stop Dibawa Ke Tempat Service!

Cara Memperbaiki untuk Mengatasi Laptop Mati Sendiri

Setelah kita mengetahui apa yang menjadi penyebab laptop Kamu tiba-tiba mati, langkah selanjutnya adalah mengatasi permasalahan tersebut.

Untuk mengatasi hal tersebut, silakan Kamu lakukan beberapa hal berikut ini:

1. Mengganti Thermal Paste dan Heatsink

Biasanya kasus overheat laptop akan teratasi dengan mengganti thermal paste yang ada di processor. Bisa saja laptop overheat dan tiba-tiba mati sendiri karena thermal paste sudah kering.

Kemudian bisa terjadi juga laptop mati karena heatsink sudah tidak berfungsi normal. Thermal paste dan heatsink memiliki peranan utama untuk membuat stabil suhu panas pada processor laptop. Jika kedua benda ini sudah bermasalah maka dapat kita pastikan bahwa penyebab utama laptop mati adalah ini. Kamu perlu melakukan perawatan dengan mengganti thermal paste atau heatsink.

Untuk mengganti thermal paste dan heatsink, Kamu harus membongkar laptop. Jika tidak memungkinkan Kamu lakukan sendiri, maka bisa minta bantuan teknisi.

2. Mengganti Baterai Laptop

Sebelum membeli baterai laptop baru, pastikan dulu bahwa penyebab laptop mati sendiri adalah baterai. Silakan Kamu cabut baterai kemudian sambungkan langsung laptop ke listrik. Jika laptop normal maka jelas masalah utamanya adalah terletak pada baterai.

3. Membersihkan Debu

Terkadang laptop bisa mati penyebab utamanya adalah hal sepele yaitu debu yang menempel di dalam perangkat laptop. Silakan Kamu bersihkan debu dengan cara membongkar laptop terlebih dahulu.

Jika debu yang menempel sudah terlalu banyak bisa menyebabkan kinerja laptop menurun. Bahkan jika debu menempel pada kipas laptop sehingga kipas tidak dapat berfungsi dengan normal bisa menyebabkan laptop overheat. Seperti yang sudah saya jelaskan di atas, overheat dapat menyebabkan laptop mati.

Gunakan kuas cat atau kain lembut untuk membersihkan debu ini. Lakukan dengan hat-hati jangan sampai merusak komponen-komponen laptop.

Baca Juga: Cara Merawat Komputer Dengan Benar Agar Awet Supaya Tidak Mudah Rusak

4. Mengganti Perangkat yang Rusak

Jika semua cara di atas sudah Kamu lakukan namun masalah belum terselesaikan, silakan Kamu ganti beberapa perangkat yang rusak. Namun sebelumnya Kamu pastikan bahwa benar masalah terdapat pada perangkat tersebut. Kamu bisa meminta bantuan teknisi komputer atau laptop.

Jika masalah terdapat pada motherboard, jika tidak memungkinkan untuk Kamu perbaiki maka saya sarankan mending ganti laptop saja. Harga motherboard baru hampir sama dengan harga laptop. Maka lebih baik Kamu beli laptop baru lagi daripada harus membeli motherboard.

Ok mungkin hanya itu saja pembahasan ini. Semoga dengan adanya artikel ini masalah Kamu dapat teratasi. Jika Kamu mempunyai pengalaman lainnya, silakan share di kotak komentar! Salam sukses dan sampai bertemu lagi di artikel keren dan menarik selanjutnya …