Mengenal Jenis Rambu Lalu Lintas Yang Sering Digunakan Di Jalan Raya

2 min read

mengenal jenis rambu lalu lintas

Sebelum memutuskan untuk berkendara di jalan raya dan juga memiliki SIM tentunya, sebagai pengendara yang bijak anda harus cari tahu artinya rambu lalu lintas yang ada dan memahami setiap jenis-jenis dari rambu lalu lintas yang ada di jalan raya tersebut.

Hal ini karena pada dasarnya setiap pengendara tentu saja juga harus menaati setiap rambu lalu lintas yang ada. 

Bukan hanya untuk menjadi pengendara yang tertib saja, tapi tentu saja juga berguna untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Jadi setiap rambu atau plat-plat yang dipasang di jalan raya tersebut bukan hanya untuk menambah unsur estetika saja, namun juga memberikan sinyal dan juga tanda peringatan terhadap pengendara yang akan melewati jalanan tersebut.

Memahami Jenis-Jenis Rambu Lalu Lintas Yang Ada Di Jalan Raya

Jika dilihat secara fisik, sebenarnya rambu lalu lintas mempunyai banyak sekali bentuk. Mulai dari model daun, model tiang. 

Selain itu, rambu lalu lintas juga dibedakan dalam beberapa jenis. Sebagai pengendara yang bijak tentu saja wajib hukumnya untuk anda memahami arti dari setiap jenis rambu lalu lintas yang anda temui.

Nah untuk itu, berikut dibawah ini sudah saya tuliskan beberapa arti dan juga jenis-jenis dari rambu lalu lintas yang sering ditemui di jalan raya.

Rambu Lalu Lintas Peringatan

Jenis rambu lalu lintas yang pertama adalah rambu lalu lintas peringatan. 

Sesuai dengan namanya, rambu lalu lintas peringatan ini berguna untuk memberi peringatan terhadap pengendara yang ingin melintasi jalanan tertentu.

Rambu peringatan biasanya memiliki bentuk persegi, walaupun terkadang ada juga yang berbentuk jajar genjang. 

Ciri khas dari rambu lalu lintas peringatan ini adalah memiliki warna dasar kuning dengan warna tulisan atau gambar di dalam rambu tersebut berwarna hitam.

Beberapa contoh dari rambu lalu lintas peringatan adalah seperti :

  • Rambu peringatan tikungan ke kanan.
  • Rambu peringatan tikungan ganda.
  • Rambu peringatan perempatan.
  • Rambu peringatan pertigaan.

Rambu Lalu Lintas Perintah

Selanjutnya ada juga rambu lalu lintas perintah. 

Dimana sesuai dengan namanya, rambu lalu lintas ini berguna untuk memberi perintah atau arahan terhadap pengendara yang akan melewati jalan raya tersebut.

Ciri khas dari rambu lalu lintas perintah adalah memiliki bentuk lingkaran dengan warna biru sebagai warna dasar dan juga warna putih sebagai warna peringatan atau perintah di dalamnya.

Beberapa contoh dari rambu lalu lintas perintah adalah sebagai berikut :

  • Wajib belok kanan.
  • Wajib belok kiri.
  • Wajib mengikuti arah bundaran.
  • Wajib mengikuti arah yang sudah ditunjukan.
  • Wajib memberikan jalan untuk pejalan kaki.

Rambu Lalu Lintas Larangan

Selanjutnya, selain ada rambu lalu lintas perintah tentu saja juga ada rambu lalu lintas larangan. 

Dimana sesuai dengan nama rambu lalu lintasnya, rambu lalu lintas larangan ini berguna untuk memberitahu kepada para pengendara untuk dilarang melakukan beberapa aktivitas tertentu.

Bentuk dan ciri fisik dari rambu lalu lintas larangan ini adalah berbentuk lingkaran atau persegi. 

Memiliki warna dasar putih dengan frame berwarna merah yang mengelilingi seluruh bagian luar dari rambu lalu lintas tersebut.

Beberapa contoh rambu lalu lintas larangan adalah sebagai berikut :

  • Dilarang berhenti.
  • Dilarang berjalan terus, wajib berhenti di bagian jalan tertentu.
  • Dilarang parkir.
  • Roda dua dilarang masuk.
  • Dilarang masuk untuk semua kendaraan.

Rambu Lalu Lintas Petunjuk

Terakhir ada rambu lalu lintas petunjuk. 

Dimana sesuai dengan namanya, rambu lalu lintas petunjuk ini berguna untuk menjadi petunjuk bagi pengendara yang akan melewati jalan raya tersebut.

Ciri khas dari rambu lalu lintas petunjuk adalah memiliki bentuk persegi panjang dengan warna dasar berwarna hijau. Untuk warna tulisan atau kon dari rambu lalu lintas petunjuk in berwarna putih.

Beberapa contoh dari rambu lalu lintas petunjuk adalah sebagai berikut :

  • Rambu pendahulu dari petunjuk jurusan di persimpangan depan.
  • Rambu petunjuk jurusan yang akan menunjukan arah daerah.
  • Rambu petunjuk lokasi dari tempat pariwisata.
  • Rambu petunjuk dari lokasi fasilitas umum seperti SPBU atau tempat ibadah.