4 Langkah belajar Membuat Infografis Blog di PowerPoint

1 min read

belajar membuat infografis

Infografis adalah salah satu unsur penting dalam penulisan artikel. Tanpa infografis, data yang ditampilkan akan sulit dipahami dan kurang menarik. Jadi, kali ini kita akan belajar membuat infografis blog di PowerPoint.

Ada beberapa manfaat belajar membuat infografis menggunakan PowerPoint, diantaranya kita bisa membuat desain tanpa harus menggunakan kuota. Meskipun elemen-elemen yang ada dalam PowerPoint sangat terbatas, tetapi jika kita kreatif, maka hasilnya pun akan sangat bagus.

Langkah-langkah belajar membuat infografis

Ada beberapa hal yang harus kita ketahui sebelum belajar membuat infografis. Mulai dari menentukan target pembaca, menyusun konsep data yang akan ditampilkan, menentukan template, dan memodifikasi ukuran serta tampilan PowerPoint.

Namun, sebelum menginjak hal-hal tersebut, tentunya kita harus tahu langkah-langkah membuat infografis blog menggunakan PowerPoint.

Home

Salah satu unsur terpenting yang akan kita pakai untuk membuat infografis ada di tab ini. Sebagai dasar pembuatan infografis, kita harus menentukan terlebih dahulu layout yang akan dipakai. Ada beberapa pilihan sesuai kebutuhan.

Selain layout, di tab Home ini kita juga bisa memilih jenis, ukuran, warna, serta latar belakang/background untuk infografis yang akan kita buat.

Insert

Di sini, kita bisa menambahkan tabel, gambar, bentuk, tulisan, serta desain huruf. Kreativitas sangat dibutuhkan di tab ini. Kita bisa mengutak-atik desain sesuai selera. Berkreasilah sesuka hati dengan tetap pada konsep dan tujuan awal pembuatan infografis.

Design

Di tab ini, kita bisa memilih latar belakang/background dari infografis yang dibuat. Pilih saja sesuai kebutuhan. Ada juga format untuk desain background yang bisa kita pilih. Ada desain solid fill, gradient fill, atau texture fill. Format warna yang kita mau juga ada. 

Jangan lupa klik “Apply All” terlebih dahulu untuk mengaplikasikan format ke seluruh slide infografis. Kemudian, klik “Close” setelah menentukan format background. Jadi, jangan buru-buru langsung klik “Close” karena format yang sudah dipilih, tidak akan tampil di slide berikutnya.

Usahakan pemilihan warna background senada dengan gambar yang ditampilkan, ya. Pilih warna dan desain yang tidak memberatkan mata.  

Di bagian ini, kita juga bisa memilih slide orientation. Mau pilih portrait atau landscape, sesuaikan saja dengan kebutuhan.

Format

Tab ini tidak akan muncul otomatis di bagian menu. Ia akan muncul jika kita klik “Title” atau saat menambah tulisan, gambar, bentuk, dan lain-lain. Tab format ini berfungsi untuk mengatur background judul, desain text box, memilih jenis WordArt, tata letak gambar, dan lain-lain.

Agar lebih cepat menampilkan tab ini, kita bisa klik kanan pada bagian yang ingin diedit–di bagian text box judul, tabel, gambar, chart, dan sebagainya.

Save Infografis yang kita buat

Selain file PowerPoint yang berbentuk .ppt atau .pptx, ternyata kita juga bisa menyimpannya dalam bentuk file gambar, lho. 

Caranya mudah. Klik “Save As”, lalu pilih “Other Formats”. Nah, nanti akan muncul pop up dengan pilihan nama file. Pilih salah satu jenis file gambar yang ada seperti .png, .gif, .jpg, dan lain-lain. Jangan lupa klik “Save”.

Setelah itu, akan muncul pop up apakah kita akan menyimpan all slide atau current slide (slide yang aktif) ke dalam bentuk gambar? Pilih saja sesuai kebutuhan. Jika kita memilih “Every Slide”, semua slide yang ada dalam file itu akan menjadi file gambar. Kemudian, file itu akan disimpan dalam satu folder. 

Ternyata gampang, ya, membuat infografis blog di PowerPoint. Yuk, kulik dan berkreasilah sesuka hati!